Syamsul Ma'arif mengatakan gempa itu tidak bisa diprediksi kapan datang.

JAKARTA, Jaringnews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

menyebutkan ada energi gempa sebesar 9,8 SR di sebelah Barat Sumatara Barat. Gempa itu berkekuatan setingkat Tsunami Aceh 2004 lalu.

Kepala BNPB Syamsul Ma'arif mengatakan gempa itu tidak bisa diprediksi kapan datang. Dia juga tidak bisa memperkirakan apakah gempa itu akan menimbulkan Tsunami atau tidak. Dia berharap energi gempa akan keluar sedikit demi sedikit.

"Kita selalu bersiap-siap karena ada energi tersandra berskala 9,8 SR di sebelah barat Sumatera Barat," kata Syamsul di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (5/2).

Syamsul mencatat informasi ini jangan sampai membuat masyarakat Padang panik. Sebab bencana hanya bisa dihadapi dengan kesiapan dan sadar bencana.

"Karena kita mau pindah ke mana lagi? Indonesia punya 14 macam bencana. Tapi kita kan ada di Indonesia. Kalau kita berkaca pada Jepang, mereka lebih rawan tapi nggak pindah ke mana-mana kan," jelasnya.

Maka itu BNPB akan menguatkan early warning system di kawasan Sumatera Barat. Di sana akan dibangun shelter vertical Itu adalah tempat mengungsi sementara jika terjadi gempa atau bahkan Tsunami. Di sana masyarakat akan berkumpul. Shelter itu berukuran 500 meter persegi.

"Kalau terjadi gempa di darat, cari tempat yang lapang. Kalau tsunami mencari tempat yang tinggi. Makanya kami masuk ke daerah. Kita ajak semua ristek, untuk mempelajari, mempelajari tinggi genangan," kata dia.

Link Terkait

LPSE Mukomuko

Lpse Pemerintah

BPBD Kota Bngkulu

KANTOR BPBD KOTA

BNPB

BNPB Jl. Ir.H.Juanda No. 36

BMKG

BMKG Jl. Angkasa I, No.2

BPBD Mukomuko on Twitter